Pusat Produk JOGJATIP
08112652078 sms 08112652078 08112652078 adrishazia@gmail.com

( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0
"Kangen Jogja, JOGJATIP WAE..." Melayani Jasa Titip Mulai 10.000 sd 25.000/pcs/box

Narasi Sejarah Koperasi Yang Salah

KategoriKoperasi
Di lihat364 kali
Harga Rp (Hubungi CS)

Detail Produk Narasi Sejarah Koperasi Yang Salah

Narasi Sejarah Koperasi Yang Salah

Narasi Sejarah Koperasi Yang Salah

Peringatan hari koperasi nasional pada tanggal 12 Juli mendatang direncanakan akan dipusatkan perayaanya di Purwokerto, Jawa Tengah. Kegiatan ini rencananya akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Salah satu bentuk perayaanya akan dilakukan ziarah ke makam R. Aria Wirjaadmadja, Patih Purwokerto yang dianggap sebagai perintis koperasi di Indonesia.

Sepertinya ada narasi sejarah koperasi yang salah dan terus direproduksi. Bahkan dituliskan dalam buku-buku koperasi yang diterbitkan secara formal dan dijadikan bahan ajar tanpa telaah mendalam terhadap peristiwa sejarah sesungguhnya dan juga pemaknaanya.

Orang menuliskan bahwa bapak perintis koperasi pertama di Indonesia adalah Aria Wirdjaadmadja. Padahal sesungguhnya, tanpa mengecilkan peranan beliau, sesunguhnya beliau adalah bapak Bank Rakyat Indonesia ( BRI), bukan perintis koperasi.

Pada tahun 1895, sesungguhmya rintisan koperasi pertama itu adalah dilakukan oleh seorang Indo-Belanda yang bernama de Wolf van Westerrode. Beliau adalah Asisten Residen Purwokerto kala itu.

De Wolf adalah anak muda idealis pertama yang kembangkan koperasi kredit model Raiffisien yang banyak berkembang di Eropa terutama di Belanda dan Jerman. Dia adalah atasan Aria Wirjaadmadja.

Keterangan ini disebut dalam buku sejarah yang ditulis oleh Margono ( 1941), diafirmasi oleh Bung Hatta ( 1951) bapak Koperasi Indonesia lalu juga diperkuat dengan hasil riset Prof David Henly ( 2007) dari Leiden University. Tapi entah kenapa buku-buku yang beredar kemudian menyebut Patih Wirjaadmadja sebagai perintis koperasi.

Sesungguhnya De Wolf ingin pengembangan koperasi itu dibangun dengan kekuatan basis tabungan dari anggota-anggotanya dan dibangun dengan kekuatan kemandirian serta solidaritas anggota. Tapi oleh Residen Purwokerto kala itu dilarang karena hal ini akan menyebabkan kemandirian ekonomi yang kemudian ditengarai akan menimbulkan keberanian politik kaum pribumi untuk melawan pemerintah Kolonial Belanda.

Bukti yang memperkuat dalil ini adalah statistik yang dikompilasi oleh JS Furnival yang menyebut bahwa “hulp spaarken bank “atau bank berbantuan yang sumber uangnya berasal dari kas negara yang begitu besar. Ketika koperasi sedang kembangkan tabungan sebesar 0.1 juta florin ( Golden) dioposisi dana pemerintah sebanyak 376 juta florin.

Kalau mauĀ  menghargai ide dan pemikiran koperasi dan menyebut sebagai perintisnya di Indonesia, sesungguhnya adalah de Wolf. Ini bukan hanya soal peringatan sejarah dan penziarahan, tapi secara substansial ketika kita ingin memetik pelajaran dari sejarah maka sesungguhnya buah pemikiran de Wolf lah yang layak dihargai sebagai perintis koperasi di Indonesia.

Pelajaran sejarah ini penting, dan dari sejarah ini kita mustinya belajar. Kenapa koperasi di Indonesia sampai hari ini belum berkembang dengan baik, karena masyarakat dalam pola pengembangan koperasinya itu lebih banyak bergantung pada bantuan pemerintah, bahkan sudah dalam situasi sindrom ketergantungan yang tinggi hingga hilang prakarsa kemandirianya. Sebuah ketergantungan yang tinggi yang dipolakan sejak jaman Kolonial.

Dalam peringatan Hari Koperasi pada tahun 1998, Menteri Koperasi dan PKM kala itu, Alm Adi Sasono, pernah berkonsultasi kepada Alm Ibnoe Soedjono, mantan birokrat intelektuil koperasi yang dianggap mengerti seluk beluk dan sejarah koperasi. Ketika dalam peringatan Harkopnas mau diadakan ziarah ke perintis koperasi Ibnoe mengatakan baiknya dikoreksi bukan ke makam Aria Wirdjaadmadja melaikan ke makam de Wolf.

Ibnoe yang kala itu sebagai ketua Lembaga Studi Pengembangan Perkoperasian Indonesia ( LSP2I) secara tegas bahwa sejarah koperasi harus diluruskan karena maknanya begitu mendalam. Munculnya BRI itu adalah justru sebagai upaya penjegalan terhadap inisiatif pendirian koperasi secara mandiri.

Masihkah sesi ziarah ke makam Aria Wirjaadmadja yang dianggap sebagai perintis koperasiĀ  akan dilakukan dalam sesi peringatan Harkopnas di Purwokerto? Kalau ya, kita memang tidak banyak mau belajar dari sejarah dan untuk itulah kita mungkin hingga hari ini masih terus akan mengulang sejarah yang salah itu.

 

Purwokerto, 26 Juni 2019

Suroto

Peserta Peneliti Sejarah Koperasi Dunia, Stockholm, 2011

Produk lain Koperasi

Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 08112652078
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangApakah Koperasi Itu Hanya Simpan Pinjam? Jawabnya No!!
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 08112652078
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKoperasi Obor Mas Melakukan Spin Off dan Membentuk Holding
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 08112652078
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMenyoal Wadah Tunggal Koperasi (Tanggapan Atas Tulisan M Noor Azazi Ahsan)
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 08112652078
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangRUU Perkoperasian Sudah Disusupi Kepentingan Pribadi
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
08112652078
08112652078
08112652078
adrishazia@gmail.com